WORKSHOP PEMBELAJARAN ABAD 21 BERBASIS ANDROID

Pembukaan dan Pengarahan Workshop oleh Kepala Sekolah (Gati Sujatmi, S.Pd)

A. PENDAHULUAN

Abad ke 21 bangsa Indonesia mengalami kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan adanya informasi dan komunikasi yang menyebar secara cepat dalam setiap lini kehidupan termasuk dalam dunia pendidikan. Seiring dengan perkembangan hal tersebut, dunia pendidikan juga mengalami dampak yang signifikan. Dampak tersebut bersifat positif dan negatif dalam setiap aktivitas proses pembelajaran di sekolah. Proses pembelajaran sesungguhnya memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga pembelajaran yang diselenggarakan dengan mengedepankan kebermaknaan dan kemanfaatan bagi pembelajar. Hal tersebut diharapkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan peserta didik dalam mengeksplorasi dan menggali potensinya secara optimal dengan kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Secara yuridis, berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan Pasal 19, menyatakan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Oleh karena itu, diharapkan melalui proses pembelajaran lebih memberi kesempatan bagi peserta didik untuk dapat mengembangkan dan mendongkrak kemampuannya secara optimal. Pendidikan yang bermutu sejatinya dimulai dari proses pembelajaran yang bermutu pula. Hal ini memberi arti bahwa pembelajaran yang bermutu menjadi faktor  utama dalam keberhasilan pendidikan di sekolah. Mutu dalam pembelajaran dapat ditingkatkan melalui pengelolaan kelas yang memadai dengan mengedepankan prinsip-prinsip dan pendekatan yang humanis bagi peserta didik. Namun demikian, pada umumnya pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah masih terdapat banyak kendala, hambatan, dan tantangan. Khususnya dalam masa pandemi covid 19 Penggunaan teknologi dalam pembelajaran diasumsikan dan diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan pembelajaran di kelas yang disebabkan oleh kurang optimalnya peran guru dalam memanfaatkan penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan. Salah satu hal yang bisa dimanfaatkan oleh dunia pendidikan terutama guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yaitu dengan cara memanfaatkan aplikasi google classroom. Aplikasi ini masih jarang bahkan belum diketahui oleh sebagian besar guru di Indonesia. Layanan aplikasi ini diasumsikan menjadi salah satu alternatif dalam menjawab persoalan dan tantangan pembelajaran di kelas.

GOOGLE CLASROOM

Google Classroom adalah platform gratis berbasis web yang dibuat untuk mempermudah kegiatan pembelajaran pendidik dan murid.  Classroom memungkinkan para guru untuk mengatur dan menilai progres murid-muridnya sambil tetap terhubung dari mana pun juga. Karena berbasis web, platform ini secara otomatis sudah terintegrasi dengan layanan Google Suite for Education lainnya seperti Gmail, Google Docs, dan Google Calendar. Para murid bisa menerima dan mengumpulkan tugas langsung di Classroom, begitu juga para guru. Layanan ini  mempermudah proses pembelajaran, apalagi jika dilakukan secara jarak jauh.

Google Classroom dan tujuan layanan ini dibuat,  fitur yang ada dalam Classroom, dibagi berdasarkan pihak yang menggunakannya, dan disarikan dari Google Support.  1) Fitur untuk guru fungsi pertama yang dapat digunakan oleh para guru dalam Google Classroom adalah membuat kelas, memberikan tugas, dan melakukan penilaian tanpa menggunakan kertas. Guru bisa menambahkan materi dari YouTube, survei Google Forms, dan dokumen lain yang ada di Google Drive, serta melakukan sesi tanya jawab denganpeserta didik.Mereka juga bisa memberikan undangan kepada wali dan orang tua untuk melihat rangkuman atas hasil pembelajaran anak dan juga tugas-tugas yang mungkin diberikan. Karena terhubung melalui internet, semua ini bisa dilakukan secara real-time. Jadi, fitur-fitur yang ada dalam Google Classroom sangat mempermudah pekerjaan guru.  2) Fitur untuk peserta didik,dapat mengetahui langsung tugas yang diberikan serta mengumpulkannya, langsung di Classroom. Mereka juga bisa mengecek hasil penilaian dari gurunya. fitur lain yang dapat digunakan oleh murid di Google Classroom adalah berinteraksi dalam kelas yang diadakan, baik itu melalui email maupun langsung di aplikasi. 3) Fitur untuk orang tua peserta didik  juga bisa memiliki akses ke Google Classroom. bisa mendapatkan email secara rutin mengenai hasil kerja anaknya dan juga melihat semua aktivitas yang dijalankan. 

Kalau biasanya pihak sekolah harus menghubungi melalui grup orang tua murid atau bahkan satu per satu, Google Classroom membuat mereka bisa melakukan itu semua dari satu platform.

Fitur untuk pihak administrasi

Pihak administrasi yang biasanya mengurus jadwal dan urusan terkait pengajaran juga bisa mengatur itu semua dari Google Classroom, lho. 

Mereka bisa mempersiapkan kelas, daftar nama, dan memastikan keamanan data dengan memilih siapa saja yang memiliki akses ke kelas tersebut. 

Fitur lain dari Google Classroom yang bisa mereka gunakan adalah menambah atau mengeluarkan murid atau guru dari kelas yang sedang berlangsung.

Semangat para Peserta Workshop

B. DASAR  KEGIATAN

  1. Permedikbud no 21 tahun 2016  tentang standar ISI.
  2. Permedikbud no 22 tahun 2016  tentang standar  Proses
  3.  Program Kegiatan Sekolah
  4. RKAS tahun 2021
  5. Evaluasi Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ) masa Pandemi covid -19

C. TUJUAN  KEGIATAN

Untuk  peningkatan Kompetensi dan membuka wawasan  Tenaga Pendidik dalam peningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh ( PJJ) masa pandemi covid 19

D. PESERTA KEGIATAN WORKSHOP

Bapak ibu guru Mata pelajaran kelas 7, 8, dan 9 berjumlah 33 orang

E. HASIL KEGIATAN

Membuat kelas online berbasis Android dengan google clasroom.

Penulis/Pelapor : Sugiyarti, S.Pd.