Page 41 - modul
P. 41
KEGIATAN BELAJAR 3
STRUKTUR DAN KEBAHASAAN TEKS CERITA FABEL
Resmardian Fathi Shafarizki
Pada kegiatan belajar 1 dan kegiatan belajar 2, siswa telah mempelajari
mengenai pengertian cerita fabel, ciri-ciri cerita fabel, jenis cerita fabel, unsur
pembangun cerita fabel, dan langkah dari menceritakan kembali cerita fabel.
Di dalam cerita fabel tidak hanya terdapat ciri-ciri dan unsur pembangun cerita
fabel. Namun, pada cerita fabel juga terdapat struktur cerita fabel yang
menunjukkan bagian-bagian di dalam cerita. Cerita fabel sendiri merupakan
salah satu bacaan yang digemari, karena pemilihan kata dan kalimat yang
digunakan mudah untuk dimengerti.
Nah, pada kegiatan belajar 3 ini siswa akan mempelajri struktur yang
ada di dalam cerita fabel dan kebahasaan yang digunakan di dalam cerita fabel.
mempelajari struktur dan kebahasaan yang digunakan di dalam cerita fabel
sangat diperlukan, karena siswa akan mengetahui dan nantinya dapat
menentukan bagian-bagian di dalam cerita fabel. Selain itu, apabila siswa
nantinya ingin membuat cerita fabel, siswa menjadi tahu bahasa apa yang
seharusnya digunakan di dalam cerita fabel. Untuk itu, marilah kita
mempelajari struktur dan kebahasaan cerita fabel.
A. Struktur Cerita Fabel
Cerita fabel memiliki struktur seperti yang dikemukakan oleh
Harmawati (2016:7) sebagai berikut.
1. Orientasi
Orientasi atau disebut dengan bagian awal cerita merupakan tahap
memperkenalkan tokoh, hal yang terjadi di dalam cerita, dan tempat di dalam
Modul Pembelajaran Cerita fabel
36

