Page 45 - modul
P. 45
Chef yang duduk di punggungnya. “Ya,” jawabnya pendek. “Berpegangan
erat!” kata Shin cepat. Gajah itu berlari sekencang yang ia bisa. Chef
mencengkram punggung Shin dengan kuat. Shin tahu gajah-gajah itu akan
mencari makanan di sekitar rumah penduduk. Shin takut ada yang terluka, jadi
ia harus mencegah mereka. “Berhentiii!” teriak Shin sekuat mungkin. Namun
sia-sia! Gajah-gajah tu sudah masuk ke permukiman. Shin melihat teman-
temannya mulai mengamuk dan manusia berlaria ketakutan. Terdengar jeritan
di sana-sini. Shin terngaga. Rasa lapar membuat teman-temannya menjadi
galak. Kini, apa yang bisa dilakukannya? Pesan moral dari fabel hewan di atas
ialah semakin sempitnya hutan membuat hewan liar manjadi marah. Hutan
adalah tempat mereka hidup dan mencari makan. Bila hutan dibabat demi
kepentingan industri seperti sawit atau tambang, hewan-hewan bingung
mencari makan. Akhirnya mereka terpaksa masuk ke permukiman manusia.
Fabel hewan di atas juga mengingatkan kita bahwa apa yang kita tanam, itu
yang kita tuai. Ketika manusia mengganggu habitat hewan liar, maka manusia
akan menerima akibatnya. Seharusnya manusia dan hewan dapat hidup
berdampingan. Kita, sebagai manusia baiknya menjaga kelestarian hutan agar
semua mahluk dapat hidup dengan damai.
Sumber: Kompas, 15 Desember 2020
Penulis: Hanaco
Setelah membaca dan menentukan cerita fabel di atas, siswa akan
mempelajari mengenai kebahasaan cerita fabel.
Modul Pembelajaran Cerita fabel
40

